PURBALINGGA NGURI NGURI BUDAYA
seni budaya zaman now
Jaran Kepang, Kesenian yang Hampir Punah
Seperti yang saya lihat dalam pertunjukan jaran kepang atau kuda lumping di Kebun Bibit Manyar, pada hari Minggu, 9 Desember 2012 lalu, pertunjukan yang dihentak suara gamelan tersebut juga diiringi dengan bau kemenyan dan elemen ritual mistis lainnya.
Saat hentakan gamelan makin keras, maka terlihat gerakan penari juga makin cepat, dan tiba-tiba terdengar suara teriakan-teriakan… rupanya sudah ada penari yang mengalami ketidaksadaran. Pada saat seperti ini, penari tersebut biasanya akan melakukan atraksi yang tidak lazim, seperti memakan beling atau benda keras dan/atau tajam, atraksi kekebalan.
Pada saat pertunjukan ini saya tidak sampai situasi seperti itu, saya ambil adegan saat kesurupan tersebut terjadi dan selanjutnya saya tidak tega saat harus melihat para penari tersebut tidak sadar. Saya mengajak anak-anak untuk mencari pemandangan lain, dan kembali lagi ke lokasi pertunjukan saat sudah terjadi pergantian penari, para gadis yang menarikannya dengan lebih gemulai.
Nah di sini saya kutipkan sedikit sejarah jaran kepang atau kuda lumping
Konon, tari kuda lumping merupakan bentuk apresiasi dan dukungan rakyat jelata terhadap pasukan berkuda Pangeran Diponegoro dalam menghadapi penjajah Belanda. Ada pula versi yang menyebutkan, bahwa tari kuda lumping menggambarkan kisah perjuangan Raden Patah, yang dibantu oleh Sunan Kalijaga, melawan penjajah Belanda.
Versi lain menyebutkan bahwa, tarian ini mengisahkan tentang latihan perang
Sebelum Anda lanjutkan, jawab dulu pertanyaan berikut ini:
Apakah selama ini anda terbiasa melakukan transaksi atau pembayaran rutin seperti pulsa, paket data, token, tagihan listrik, bayar BPJS, bayar cicilan kendaraan, tiket pesawat dan kereta dan transaksi lainnya ke konter / loket / minimarket?
Apakah selama ini anda merasa lelah karena membuang waktu, tenaga untuk keluar rumah dan keluar biaya yang lebih besar untuk melakukan pembayaran rutin anda?
Apakah anda sering belanja online untuk membeli barang
kebutuhan anda?
kebutuhan anda?
Apakah selama ini anda menginginkan transaksi yang lebih praktis, lebih hemat dan lebih menguntungkan ?
Apakah anda ingin menghemat pengeluaran dan memiliki penghasilan menggunaan HP anda ?
Jika jawaban Anda "YA" maka Anda harus pakai aplikasi
Bayar-bayar hanya dengan satu sentuhan di Smartphone Anda
Sekaligus membuat komonitas anda menjadi komonitas yang mempunyai sumber penghasilan
pasukan Mataram yang dipimpin Sultan Hamengku Buwono I, Raja Mataram, untuk menghadapi pasukan Belanda. Terlepas dari asal usul dan nilai historisnya, tari kuda lumping merefleksikan semangat heroisme dan aspek kemiliteran sebuah pasukan berkuda atau kavaleri. Hal ini terlihat dari gerakan-gerakan ritmis, dinamis, dan agresif, melalui kibasan anyaman bambu, menirukan gerakan layaknya seekor kuda di tengah peperangan.
Info lengkap paytren
Seringkali dalam pertunjukan tari kuda lumping, juga menampilkan atraksi yang mempertontonkan kekuatan supranatural berbau magis, seperti atraksi mengunyah kaca, menyayat lengan dengan golok, membakar diri, berjalan di atas pecahan kaca, dan lain-lain. Mungkin, atraksi ini merefleksikan kekuatan supranatural yang pada zaman dahulu berkembang di lingkungan Kerajaan Jawa, dan merupakan aspek non militer yang dipergunakan untuk melawan pasukan Belanda
SEMOGA BERMANTAAT















Komentar
Posting Komentar