Perempuan Kalau Mudah Menangis Itu Tandanya Dia Tipe Yang Setia Dan Baik Hatinya

Perempuan Kalau Mudah Menangis Itu Tandanya Dia Tipe Yang Setia Dan Baik Hatinya

Bacalagi – Perempuan yang mudah menangis itu tidak selalu berarti dia adalah perempuan yang lemah ataupun cengeng. Sebaliknya dia mudah mengis karena hatinya mudah tersentuh pada hal-hal yang mengharukan.
Yang paling harus engkau ketahui dari perempuan yang mudah menangis biasanya mereka merupakan tipe perempuan yang setia dan baik hatinya.
Perempuan Yang Mudah Menangis Itu Tandanya Ia Sosok Yang Setia Mudah Merindukan Dan Berat Bila Harus Melepaskan Cintanya
Perempuan yang mudah menangis itu biasanya dia merupakan sosok perempuan yang setia, yang sangat mudah merindukan orang yang dicintainya dan yang pastinya sangat sulit bila harus melepaskan orang yang dicintainya.
Perempuan Yang Mudah Menangis Itu Biasanya Punya Senyum Yang Ramah, Yang Menandakan Kalau Ia Punya Akhlak Yang Mulia
Perempuan yang mudah menangis biasanya punya akhlak yang baik, senyum yang ramah. Jadi jangan selalu memandang negatif pada perempuan yang mudah menangis, karena engkau tidak pernah tau tentang kedalaman hatinya yang sangat luar biasa.
Meski Mudah Menangis Mereka Tidak Akan Sembarangan Menangis, Tidak Akan Menggunakan Air Matanya Untuk Menipu
Walau mudah menangis namun mereka tidak akan sembarangan meneteskan airmatanya untuk hal-hal yang merugikan orang lain. Mereka tidak menjadikan airmatanya sebagai “senjata” untuk dikasihani atau untuk mendapatkan perhatian dari orang lain.
Perempuan Yang Mudah Menangis Biasanya Mudah Memaafkan Dan Sering Dimanfaatkan Oleh Orang Lain
Kelebihan dan kekurangan dari perempuan yang mudah mengais itu adalah mereka mudah memaafkan dan sangat mudah dimanfaatkan oleh orang lain, terutama oleh orang-orang yang hanya ingin menyakiti perasaannya.
Mereka Juga Menyelesaikan Semua Permasalahan Hidupnya Dengan Cara Menangis
Mereka yang mudah menangis biasanya mampu menyelesaikan semua masalah hidupnya dengan cara menangis. Dengan menangis mereka akan merasa apapun beban hidup yang tengah dirasakannya akan terasa ringan untuk dihadapi.
Semoga menginspirasi dan bermanfaat


Kaya Atau Miskinnya Seseorang Ternyata Bisa Dilihat Dari Wajahnya

Wajah seseorang ternyata bisa menentukan apakah orang tersebut kaya atau tidak, demikian kurang lebih yang disimpulkan oleh studi terbaru dari bagian psikologi Universitas Toronto, Kanada.
Lebih lanjut dalam studi itu disebutkan, hanya pada pertemuan pertama, kaya atau miskinnya seseorang bisa dilihat dari wajahnya saat wajah orang tersebut tanpa ekspresi.

Sebelum Anda lanjutkan, jawab dulu pertanyaan berikut ini:

Apakah selama ini anda terbiasa melakukan transaksi atau pembayaran rutin seperti pulsa, paket data, token, tagihan listrik, bayar BPJS, bayar cicilan kendaraan, tiket pesawat dan kereta dan transaksi lainnya ke konter / loket / minimarket?

Apakah selama ini anda merasa lelah karena membuang waktu, tenaga untuk keluar rumah dan keluar biaya yang lebih besar untuk melakukan pembayaran rutin anda?

Apakah anda sering belanja online untuk membeli barang
kebutuhan anda?

Apakah selama ini anda menginginkan transaksi yang lebih praktis, lebih hemat dan lebih menguntungkan ?

Apakah anda ingin menghemat pengeluaran dan memiliki penghasilan menggunaan HP anda ?

Jika jawaban Anda "YA" maka Anda harus pakai PAYTREN 

Bayar-bayar hanya dengan satu sentuhan di Smartphone Anda


Ekspresi wajah juga kerap digunakan orang untuk ‘menipu’ saat akan mencari pekerjaan.
Orang yang penampakan wajahnya seperti orang kaya cenderung lebih mudah mendapatkan pekerjaan bila dibandingkan dengan orang yang penampakan wajahnya miskin.
Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Personality and Social Psychology ini menyimpulkan, gambaran pada wajah bisa menentukan kelas sosial seseorang dan kesempatan yang didapat orang tersebut menuju kesuksesan.
Menariknya, gambaran wajah ini baru bisa dibaca dengan baik saat seseorang tanpa ekspresi, bukan saat orang tersebut tersenyum atau menunjukan ekspresi emosional yang lain.
Itu artinya, bahwa kemampuan seseorang untuk selalu tersenyum atau menunjukan ekspresi emosional lainnya ternyata dapat menutupi kelas sosial orang tersebut.
Seiring dengan berjalannya waktu, penampakan wajah akan menunjukan apa yang selama ini dialami dalam kehidupan, meskipun hal tersebut tidak disadari oleh empunya wajah.
Dengan menggunakan keluarga berpendapatan rata rata $75.000 sebagai pembanding, peneliti membagi mahasiswa menjadi dua kelompok.
Mereka yang keluarganya berpenghasilan dibawah $60.000 dimasukan ke dalam kelompok pertama.
Sedangkan kelompok kedua adalah mahasiswa yang penghasilan keluarganya diatas $100.000. Selanjutnya mereka diminta untuk berfoto dengan wajah tanpa ekspresi.
Setelah itu, mahasiswa ini diminta untuk membedakan kaya atau miskin temannya hanya dengan melihat foto yang telah diambil sebelumnya.
Hasilnya, mereka mampu membedakan mana temannya yang kaya dan mana yang miskin dengan tingkat akurasi mencapai 53%.
Menurut peneliti, mahasiswa yang rata rata usianya antara 18 sampai 22 tahun, telah menunjukan akumulasi pengalaman hidup pada penampakan wajahnya.


APA SI PAYTREN ITU....?



Status ekonomi adalah salah satu pengalaman hidup yang terlihat dari wajah para mahasiswa.
Studi ini tidak dipengaruhi oleh perbedaan ras atau jenis kelamin dari pemilik wajah. Hasil studi ini lebih kearah perilaku non verbal.
Sekedar diketahui, di dalam otak terdapat sel saraf yang khusus bekerja untuk mengenali wajah seseorang. Wajah adalah salah satu yang pertama dilihat saat seseorang bertemu.
Bagaimana dengan wajahmu? Kayak atau miskin?

7 Tanda Kita Sebenarnya Sudah Selingkuh Tanpa Kita Sadari


Interaksi dengan lawan jenis memang sudah dianggap biasa, tapi memang ada interaksi yang mempengaruhi tumbuhnya perasaan di hati. Tapi sering diabaikan oleh kita.
Yuk segera sadari dan jangan sampai pasangan kita cemburu. Jangan sampai pula kita terjemurus pada perselingkuhan yang lebih serius. Ini tanda-tanda selingkuh yang tidak kamu sadari itu:
1. Flirting di Kantor
Jika Anda mengira bahwa flirting itu hal biasa, coba pikirkan lagi. Flirting itu terbukti selalu menimbulkan masalah.
Berbagai tindakan yang menjurus pada flirting seperti senyuman yang terkesan spesial kepada lawan jenis atau dengan tanpa pertimbangan mengatakan “kamu itu cantik juga ya…”—bisa menjadi sinyal bahwa Anda mengisyaratkan sebuah hubungan yang lebih dari sekadar ‘biasa’.
Mungkin maksud Anda sama sekali bukan ke arah sana, tapi ingat, orang lain bisa saja mengartikan berbeda. Ya, berasumsi!
Bagaimana kalau membawa sikap ‘flirting’ itu ke rumah dan membuat pasangan Anda lebih bahagia.
Flirting dengan istri atau suami itu manjur sekali untuk menghangatkan rumah tangga—dan lagi lebih menyenangkan.
2. Curhat Dengan Lawan Jenis
Curhat mengenai sesuatu yang detail soal masalah rumah tangga dengan orang lain di luar rumah benar-benar bisa menggiring Anda kepada masalah baru yang tidak pernah Anda kira.
Berawal dari rasa nyaman ketika bercerita, belum lagi tepukan tangan yang menenangkan di pundak, dan lebih parahnya, Anda mungkin akan menerima atau bahkan memberikan pelukan kepada lawan bicara yang sedang bersedih.
Masalah pribadi memang sudah seharusnya disimpan di rumah sendiri. Berdiskusi dengan pasangan mengenai apapun yang mengganggu adalah cara yang paling ‘sehat’.
Pelukan atau bahkan sekadar belaian yang datang dari pasangan bisa lebih menenangkan kita. Jika hal itupun tidak manjur buat Anda, Anda bisa pergi ke saudara atau anggota keluarga yang bisa dipercaya, terapis atau konsultan.
Yang pasti, bukan seseorang yang mungkin saja bisa “membajak” rasa cinta Anda dari pasangan dan akhirnya menghancurkan rumah tangga Anda.


3. Janji ‘Ketemuan’ Dengan Lawan Jenis
“Cuma makan siang sama Doni ‘kan nggak masalah,” kata Tina dalam hati. Atau, “Okay, pulang kerja aku mampir ya ke rumah kamu, tapi suamiku nggak bisa ikut.”
Mungkin dalam hati semua itu tidak akan menjadi masalah untuk Tina, tapi sadarkah Anda bahwa berjanji bertemu dengan lawan jenis tanpa didampingi pasangan itu justru sudah menjadi ‘benih-benih’ menuju sebuah emosi yang mungkin tidak pernah Anda pikirkan?
Bayu dan Prita adalah suami istri. Suatu hari Prita menemukan struk makan siang untuk dua orang dari saku kemeja suaminya.
Padahal mereka memiliki rumah tangga yang baik. Ketika Bayu sampai di rumah, ia menunjukkan struk itu dan bertanya “Ini apa?”
Kemudian dengan tenang Bayu menjelaskan “Oh, kemarin aku undang sekretaris kantor untuk makan siang untuk sekadar mengucapkan terima kasih.”
Prita menjawab “Aku mohon yang seperti ini jangan terjadi lagi ya?” Bayu mengerti kesalahannya dan dia langsung merespons “Iya sayang, tidak akan terjadi lagi.
Aku pun merasa aneh ketika makan siang hanya berdua dengan dia.” Tidak ada yang salah dengan jamuan makan siang; hanya saja, jika Anda sudah menikah, lakukanlah itu sebagai acara group yang melibatkan beberapa orang, atau ajaklah pasangan Anda.
Dan tidak ada yang salah pula dengan memperingatkan pasangan Anda tentang hal yang salah—karena tindakan itu adalah bukti bahwa kita melindungi rumah tangga dan menunjukkan cinta kita pada pasangan.
4. Menceritakan Keburukan Pasangan
Seorang sahabat tidak akan menjelek-jelekkan sahabatnya karena itu adalah tindakan pengkhianatan. Apalagi sepasang suami istri yang adalah sahabat satu sama lain, salah satu tugas mereka adalah saling melindungi reputasi.
Satu-satunya pengecualian adalah ketika pasangan mulai melakukan kekerasan dalam rumah tangga. Hal ini harudlah dilaporkan pada pihak yang berwajib. Anda harus melindungi diri dan tentunya demi keamanan anak-anak.
5. Online Chatting
Menurut studi yang dilakukan oleh Beatriz Mileham dari Universitas Gainesville di Florida, Amerika Serikat, online chatting telah menjadi pemicu utama masalah dalam sebuah hubungan.
Aktivitas internet semacam ini terbukti telah mengacaukan banyak angka pernikahan di Amerika Serikat.
Contohnya, banyak yang bertemu kembali dengan mantan kekasih lewat internet, kemudian berakhir pada perselingkuhan.
Solusinya gampang; “Jangan lakukan. Tindakan ini tidak sebanding keutuhan rumah tangga dan perasaan anak-anak kita.”
6. “Malas” Berhubungan Int1m Dengan Pasangan
Ketika keint1man dengan pasangan mulai merenggang, keutuhan rumah tangga bisa jadi taruhannya.
Hubungan int1m yang aktif dan terjaga hangat akan mendekatkan pasangan satu sama lain baik sacara fisik maupun emosinal.
Memang tidak boleh ada paksaan dalam menjaga hubungan int1m, karena itulah diperlukan pengertian yang tulus antara satu dan lainnya.
7. Lebih Mendahulukan Anak dan Orang Tua
Pasangan adalah orang yang paling penting dalam hidup Anda. Hubungan yang lainnya adalah yang nomor dua.
Bukan berarti Anda tidak mencintasi anggota keluarga yang lain, tapi lebih mendahulukan anak dibandingkan dengan pasangan tentu bisa menyakiti pernikahan Anda tanpa Anda sadari.
Taruhlah pasangan di nomor 1 dan secara otomatis kita akan memberikan kehangatan kebersamaan Ayah dan Ibu untuk anak-anak di rumah.
Sama halnya dengan orangtua Anda. Anda mencintai dan menghormati mereka, tetapi mereka bukan prioritas utama. Suami dan istrilah yang utama.
Kebaikan hubungan antara kita dan pasangan juga akan secara otomatis membawa energy yang baik di tengah keluarga besar.
Mari jaga hubungan baik terhadap pasangan halal kita, semoga menjadi sakinah mawadda warahmah. Aamiin


Ketahuilah, 16 Kebiasaan Suami Ini Sering Membuat Istri Kesal


Awal pernikahan biasanya belum banyak permasalahan yang muncul, setelah menjalani kehidupan rumah tangga, semakin mengenal sifat dan karakter sesungguhnya, baru deh muncul perasaan yang agak ga enak kepada suami.
Mulai dari kebiasaan dia yang suka sembarangan narik pakaian di lemari, kebiasaannya yang jarang mandi, suka nyuruh-nyuruh hal sepele yang bisa dilakukan sendiri.
Padahal istri lagi sibuk dengan urusan rumah, dan hal-hal lainnya yang bisa menyebabkan suasana rumah menjadi hening.
Hmmm perlu sahabat muslimah ketahui, bahwa hidup rumah tangga itu tidak akan selamanya mulus, tidak akan selamanya indah, tidak akan selamanya manis.
Tinggal bagaimana keduan pemegang biduk rumah tangga ini saling pengerian, memahami, saling memberi solusi, dan sabar kuncinya.
Karena jika tidak memiliki sifat sabar yang luas, maka akan banyak keretakan rumah tangga hanya perkara kebiasaan buruk dari pasangan.
Kenapa istri sering marah pada suami? Coba deh cek apakah kebiasaan-kebiasaan suami yang ada dibawah ini sering dilakukan. Karena kebiasaan-kebiasaan inilah yang sering menjadi penyebab utama kemarahan dan kekesalan sang istri.
1. JorokBaru saja diingetin “yah, baju kotornya langsung taro di tempat cucian ya?, ga lama kemudian “mah berangkat dulu ya, udah telat“.
Sedangkan baju kotornya numpuk diatas kasur. Jadi deh baunya kemana-mana padahal sprei baru diganti. Kebiasaan jorok lainnya adalah suka ga tau tempat naro handuk basah, dan kasur menjadi tempat favoritnya.
2. Cuek Atau Kurang PeduliGa semua pria cuek itu ga sayang lho, tapi wanita tetep wanita yang ga mau dicuekin, lagi diajak bicara tapi fokusnya ke televisi, komputer, handphone.
Bisa-bisa handphnenya pecah lho gara-gara setiap diajak ngobrol matanya asik tertuju ke hp sambil buka-buka media sosial. Istri akan merasa tidak dihargai, alhasil ga akan diajak bicara lagi lho sama istrinya.
3. LeletAllahu akbar, waktunya magrib baru sempet mandi, yang lain udah jamaah, ini mah baru aja mau ngambil air wudhu, istri udah nungguin mau berangkat kondangan, dia malah asik nyerudut kopi “santai sih mah“.
Gara-gara lelet kan jadi kena PHK, gara-gara buang sampah  dinanti-nanti, jadi deh ulet dan belatung bergelantungan di tembok, gara-gara kebanyakan nyantai rezekinya kepatok orang.
Itulah sifat suami yang lelet, lambat, ga disiplin waktu, hidupnya jadi ga jelas, istri makin memuncak amarahnya setiap hari.
4. Mementingkan KesenangannyaSuami yang suka terlena dengan sesuatu yang menyenangkan baginya, padahal merugikan bagi istri dan keluarganya.
Istri sibuk masak sambil gendong si anak dengan susah payah, suami sibuk dengan hobinya bermain dan ngurusin burung lah, motor lah, ngobrol asik dengan teman-teman, dan lain sebagainya.
5. PelupaNih salah satu sifat suami yang suka lupa dengan janjinya yang sering bikin istri tiba-tiba marah, diem seribu kata, terus nangis deh.
Cuma karena merasa si suami lupa dengan janjinya, katanya abis pulang kerja siap-siap ya, kita jalan-jalan.
Si istri yang sudah dandan dan bersiap-siap dengan muka bahagia dan ceria, melihat kepulangan suami yang tiba-tiba bilang, tumben dandan rapih mah, udah masak belum ayah laper nih.
Hmmm seketika wajah sang istri langsung mendadak lusuh, kesel dan marah campur aduk.  Perkara suami yang lupaan.
6. Banyak Tidur dan Bermalas-malasan
Waktu libur memang untuk istirahat, tapi bukan berarti sepanjang hari cuma untuk bermalas-malasan dan tidur melulu.
Kan istri kerepotan, sesekali dong suami sempetin buat bantuin istri, pegang anaknya dulu atau membantu meringankan pekerjaan istri.
Kan istri jadi ga bawel dan ngoceh-ngoceh kalau suami pengertian. Istri bakalan sering kesel jika suami santai-santai dan asyik dengan dunianya, sedangkan istri sedang kerepotan dan super sibuk, sedangkan suami ga peka.
7. Kurang PekaIstri biasanya lebih sering menggunakan kode untuk meminta bantuan suami atau ketika ingin diperhatikan. namun tak jarang suami-suami banyak yang tidak peka dengan kode yang diberikan istrinya.
Kemampuan seorang suami untuk berpikir logis membuatnya kurang bisa menangkap kode yang dilancarkan istri.
8. Bicara Dengan Nada Keras
Paling kesal saat diajak diskusi atau berbicara, suami malah menaikkan volume suaranya, bernada lebih tinggi dan keras yang kebanyakan para istri resah dan kesal dengan kebiasaan suaminya ini.
9. Mudah Tersinggung
Ini suami mau pada dapet kali ya, tempramen dan sensitif banget hatinya. Padahal cuma sekedar nanya ko pulangnya terlambat, malah jangan mikir yang aneh-aneh, ilangin tuh negative thinkingnya, semua-mua yang ayah lakuin salah, padahal si istri cuma mau minta keterangan aja, cuma mau ngingetin kalau ada janji yang dilupakan.
10. Keras Kepala
Mentang-mentang kepala rumah tangga, semua yang dia lakukan benar, tidak menghargai pendapat istri, tidak mau mengalah untuk keluarga dan selalu merasa diri paling benar.
11. Membahas Wanita Lain di Depan IstriKeliatannya aja mungkin si istri tertawa dan ikut berpendapat soal wanita yang disebut, padahal di hati kecilnya gondok setengah kilo, paleng dan bikin mood jadi hilang.
Ada wanita cantik selalu dilirik, walaupun suami cuma bilang “pake baju ko ga bener, siapa sih ko kayak kenal, liat geh mah orang tu cantik ya mah, sayang aja pakai baju norak” dan alasan-alasan lainnya yang bikin istri cuma tersenyum setengah senti
12. NgeladenIstri paling benci sama suami yang masih mau ngeladenin orang yang hanya sekedar say hallo, chattingan yang ga penting, cari tahu tentang orang lain yang lagi dideketin sama temennya, ikut sibuk cari perhatian dengan dalih mau mendekatkan si dia dengan temannya dan lain sebagainya.
Kebiasaan suami seperti inilah yang bisa menyebabkan ketidakharmonisan dalam rumah tangga.
13. Lebih Baik Sama Orang Lain Daripada Sama Istri SendiriBanyak banget nih keluhan dari ibu-ibu tentang suaminya, baik banget kalo lagi ngomong sama perempuan selain istrinya, bicaranya lembut, so asik, humoris, pokoknya ngeladen dan baik banget deh.
Tapi giliran istrinya di cuekinnya MasyaAllah. Bales sms aja cuma huruf “y” atau “ga“. Kalau lagi dines suka lupa ngabarin istrinya di rumah, apalagi mau merhatiin istrinya. Kan kebiasaan seperti ini bikin kesel emak-emak di rumah yang lagi nungguin anak-anak, rumah dan hartanya.






14. Bersendawa di Depan Umum
Kalau bersendawa cuma di depan istri it’s okey lah ya, tapi saat makan di luar, suami sering kelupaan sendawa dengan diperpanjang dan dinikmati. Bikin semua mata fokus dan tertuju ke meja kita, kan bikin malu.
15. Sibuk Dengan Gadget-nyaPaling kesel dengan suami yang kemana-mana dan dimana pun dia berada, gadget-nya tidak pernah lepas dari tangannya.
Seakan-akan istri yang berada di sebelahnya itu tidak ada. Nah, ini dia salah satu penyebab yang sering kali membuat istri uring-uringan ga jelas.
Mau tidur, sibuk dengan gadget, nemenin istri belanja bukannya ngebantuin malah ngotak-ngatik gadget terus, bangun tidur bukannya membantu ngemong si bayi, malah nyariin gadget. “Ujung-ujungnya nikah aja sano sama si Oppo”
16. Suka Nongkrong Bersama Teman-temannya
Istri paling kesal ketika suami lebih banyak menghabiskan waktunya dengan nongkrong bersama teman-temannya ketimbang menghabiskan waktu luangnya bersama istri atau anak-anak, terlebih saat berkumpul bersama teman-temannya hingga lupa waktu.
Jika sesekali saja mungkin masih bisa dimaklumi, namun jika sudah menjadi rutinitas setiap malam atau sepulang kerja yang sudah menjadi kebiasaan suami, sudah pasti istri akan sangat marah dan kesal.
Nah itulah beberapa kebiasaan suami yang sering kali membuat para istri merasa geram dan kesal akan kebiasaan-kebiasaannya.
Semoga sahabat semua bisa mencari solusi terbaik untuk setiap permasalahan yang timbul dalam keluarga. Jangan karena kesal yang tak berujung, akhirnya memutuskan untuk mengakhiri kehidupan rumah tangga.
Semuanya bisa diatasi dengan baik-baik dan semoga suami yang baik bisa menerima segala nasehat dari istrinya.

Komentar

Postingan Populer